Seorang sahabat, seorang programmer, pernah bilang padaku..
"Sebenarnya hampir semua program kamu ngerti.
diajak diskusi selalu nyambung, tapi semuanya masih overall
coba kamu kuasai salah satunya dengan secara detail
suatu saat kamu pasti bisa menciptakan satu program sendiri"
Degh!!!!.....
Aku setuju dengan pendapatnya
Terlalu banyak buku yang telah kulahap
tapi semuanya masih mengupas kulitnya
belum sampai pada isinya
Sekarang, aku sedang gandrung dengan dunia menulis..
kembali pesan seorang sahabat mengingatkanku
untuk mengambil salah satu dari sekian banyak yang ada
karena aku ingin ada hasilnya
***mas Fathur........pesanmu sudah menjadi bagian dari prinsip hidupku
terima kasih telah mengingatkanku
Sabtu, 23 Juli 2011
Rabu, 29 Juni 2011
Renungan Diri
Hari ini, Rabu 29 Juni 2011
Melayat seorang kenalan, hampir tiap hari kami bertemu
istrinya pernah bekerja dalam satu atap denganku.
Dia meninggal dini hari tadi
kira-kira jam 2, korban tabrak lari
Meninggalkan seorang istri dan seorang anak balita
Berduyun-duyun kami mengantar sampai pemakaman
riuh rendah suara pelayat
sebagian menceritakan kejadian semalam
yang berujung pada ajal yang menjemputnya
Aku melongok ke liang lahat
warna merah darah masih membekas di kafannya
bagian kepala
sesaat kemudian,
ramai-ramai lahat ditimbun
dua tonggak kayu ditanam
salah satu bertulisan namanya dan tanggal hari ini.
Doa-doa kami panjatkan
dan pembacaan talqin mengingatkanku tentang kematian
untuk kemudian kami pulang,
meninggalkan dia sendiri
terbaring di liang lahatnya
Cerita demi cerita tentang almarhum mengalir
tentang tabrak larinya
tentang sehari sebelumnya
tentang firasat firasat keluarganya
Dan......
tentang keadaannya yang sedang mabuk
menjadi penyebab kecelakaan itu
Astaghfirullah
Na'udzubillahi min dzalik
kemungkaran telah mengantarnya menghadap sang khalik
(mungkin) belum sempat istighfar terucap
(mungkin pula) belum sempat taubat
Merinding,
miris
Ya Rabbunallah
Mohon jalan dan kemudahan bagi taubatku
diantara timbunan dosa-dosa yang telah menenggelamkanku dalamnya
sebelum malaikatMu tertitah mengambil titipanmu
hidupku
nyawaku...........
Amin
Melayat seorang kenalan, hampir tiap hari kami bertemu
istrinya pernah bekerja dalam satu atap denganku.
Dia meninggal dini hari tadi
kira-kira jam 2, korban tabrak lari
Meninggalkan seorang istri dan seorang anak balita
Berduyun-duyun kami mengantar sampai pemakaman
riuh rendah suara pelayat
sebagian menceritakan kejadian semalam
yang berujung pada ajal yang menjemputnya
Aku melongok ke liang lahat
warna merah darah masih membekas di kafannya
bagian kepala
sesaat kemudian,
ramai-ramai lahat ditimbun
dua tonggak kayu ditanam
salah satu bertulisan namanya dan tanggal hari ini.
Doa-doa kami panjatkan
dan pembacaan talqin mengingatkanku tentang kematian
untuk kemudian kami pulang,
meninggalkan dia sendiri
terbaring di liang lahatnya
Cerita demi cerita tentang almarhum mengalir
tentang tabrak larinya
tentang sehari sebelumnya
tentang firasat firasat keluarganya
Dan......
tentang keadaannya yang sedang mabuk
menjadi penyebab kecelakaan itu
Astaghfirullah
Na'udzubillahi min dzalik
kemungkaran telah mengantarnya menghadap sang khalik
(mungkin) belum sempat istighfar terucap
(mungkin pula) belum sempat taubat
Merinding,
miris
Ya Rabbunallah
Mohon jalan dan kemudahan bagi taubatku
diantara timbunan dosa-dosa yang telah menenggelamkanku dalamnya
sebelum malaikatMu tertitah mengambil titipanmu
hidupku
nyawaku...........
Amin
Senin, 27 Juni 2011
bidadari
anggun
meniti pelangi ke cakrawala
menari gemulai
tentang seulas senyum penawar rindu
indahnya negeri damai
berhampar cinta kasih
bernaung saling perduli
cantik
berbaju jingga
tersenyum di puncak lengkung pelangi
membawa seribu mimpi
tentang negeri damai
semakin samar di garis cakrawala
meniti pelangi ke cakrawala
menari gemulai
tentang seulas senyum penawar rindu
indahnya negeri damai
berhampar cinta kasih
bernaung saling perduli
cantik
berbaju jingga
tersenyum di puncak lengkung pelangi
membawa seribu mimpi
tentang negeri damai
semakin samar di garis cakrawala
Pagi
Pagi.....
hadir memupus mimpi
melayang
berduyun-duyun bersama embun
entah kemana perginya
Sendiri
termangu
mengurai hari terlewati
merangkai asa
meniti hari tanpa tepi
menabuh suara jiwa
..........hidup masih ada
Sabtu, 25 Juni 2011
Bayu, kutitip rinduku untuknya
Kuukir senyummu di batas awan...
menjelma mendung...
berduyun-duyun menyapa sukma
diantara menara rindu
Samar...
menyusup cahaya letih
bercerita seutas kelelahan
sepanjang usiaku
Senyum itu indah
menebar sejuk merasuk sukma
semaikan damai dalam jiwa
menjalari denyut nadi
mewarnai hayat yang masih berlari
.................................bayu
kutitip rinduku untuknya
Ibuku.................
menjelma mendung...
berduyun-duyun menyapa sukma
diantara menara rindu
Samar...
menyusup cahaya letih
bercerita seutas kelelahan
sepanjang usiaku
Senyum itu indah
menebar sejuk merasuk sukma
semaikan damai dalam jiwa
menjalari denyut nadi
mewarnai hayat yang masih berlari
.................................bayu
kutitip rinduku untuknya
Ibuku.................
Selasa, 14 Juni 2011
12 kata "JANGAN" yang perlu dihindari dan smoga menjadimotivasi kita
12 kata "JANGAN" yang perlu dihindari dan smoga menjadimotivasi kita;D
by El Khadijah on Wednesday, June 15, 2011 at 12:26pm
1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.
...2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.
5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.
6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu.
8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.
9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.
10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.
11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.
12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!
catatan kecil ............(beberapa tahun lalu jilid 03)
Tawon
07062008
Kecil......
Tapi sudah berhasil mengalahkan pertahananku.
Hitam, kecil dan hinggap di kusen pintu site office.
Niatnya sih tidak untuk menyentuhnya.
Hanya berpegangan pada kusen tersebut.
Ternyata telapak tanganku berhasil melakukan blocking,
dan menghambat sang tawon untuk bergerak.
Tapi teryata sang tawon pun gak bodoh kok.
Dia balik menyerang dengan menyengat telapak tanganku.
Walhasil................................
Wadaaaaauuuuuwwwwwww.
Teriakanku lumayan membahana.
Akupun kalah olehnya.
Telapak tangan bengkak dan merah.
Sakitnya, ampuuuuunnnnnn.
Kucing
03062008
Dua kali sudah kejadian di hari ini.
Pertama kali siang tadi waktu melewati pasar menuju mess lama.
Seekor kucing asyik bermain di pingir jalan, berguling-guling tak hirau klason yang kubunyikan.
Akupun mengalah, minggir seminggir-minggirnya.
Ban belakang sebelah kiripun kejeblos keluar dari aspal.
Lho kok........
Mengalah, ........
............................menghindari kucing.
Malam ini, di dalam mobil angkutan karyawan.
(Mobil bak terbuka yang dimodifikasi dan dipasang atap danterpal
Supaya gak kena panas dan hujan)
Pulang sudah malam karena harus nyelesaikan gaji staff.
Kendaraan tak begitu laju, biasa sajalah.
Ciiiiiiittttttt. Rem sangat mendadak.
Penumpang kaget dan nyusruk dengan sukses ke arah depan.
Saling bertubrukan.
..............................menghindari kucing.
Sang kucing melenggang dengan santainya.
Mobilpun kembali berjalan dengan degup jantung sang sopir yang lumayan kencang.
Lho kok ..............
..............................Kucing.
(Btw aku suka kucing sih, tapi yang bersih lucu, gemuk dan tentunya nggemesin)
Langganan:
Postingan (Atom)