Senin, 27 Juni 2011
Sabtu, 25 Juni 2011
Bayu, kutitip rinduku untuknya
Kuukir senyummu di batas awan...
menjelma mendung...
berduyun-duyun menyapa sukma
diantara menara rindu
Samar...
menyusup cahaya letih
bercerita seutas kelelahan
sepanjang usiaku
Senyum itu indah
menebar sejuk merasuk sukma
semaikan damai dalam jiwa
menjalari denyut nadi
mewarnai hayat yang masih berlari
.................................bayu
kutitip rinduku untuknya
Ibuku.................
menjelma mendung...
berduyun-duyun menyapa sukma
diantara menara rindu
Samar...
menyusup cahaya letih
bercerita seutas kelelahan
sepanjang usiaku
Senyum itu indah
menebar sejuk merasuk sukma
semaikan damai dalam jiwa
menjalari denyut nadi
mewarnai hayat yang masih berlari
.................................bayu
kutitip rinduku untuknya
Ibuku.................
Selasa, 14 Juni 2011
12 kata "JANGAN" yang perlu dihindari dan smoga menjadimotivasi kita
12 kata "JANGAN" yang perlu dihindari dan smoga menjadimotivasi kita;D
by El Khadijah on Wednesday, June 15, 2011 at 12:26pm
1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.
...2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.
5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.
6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu.
8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.
9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.
10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.
11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.
12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!
catatan kecil ............(beberapa tahun lalu jilid 03)
Tawon
07062008
Kecil......
Tapi sudah berhasil mengalahkan pertahananku.
Hitam, kecil dan hinggap di kusen pintu site office.
Niatnya sih tidak untuk menyentuhnya.
Hanya berpegangan pada kusen tersebut.
Ternyata telapak tanganku berhasil melakukan blocking,
dan menghambat sang tawon untuk bergerak.
Tapi teryata sang tawon pun gak bodoh kok.
Dia balik menyerang dengan menyengat telapak tanganku.
Walhasil................................
Wadaaaaauuuuuwwwwwww.
Teriakanku lumayan membahana.
Akupun kalah olehnya.
Telapak tangan bengkak dan merah.
Sakitnya, ampuuuuunnnnnn.
Kucing
03062008
Dua kali sudah kejadian di hari ini.
Pertama kali siang tadi waktu melewati pasar menuju mess lama.
Seekor kucing asyik bermain di pingir jalan, berguling-guling tak hirau klason yang kubunyikan.
Akupun mengalah, minggir seminggir-minggirnya.
Ban belakang sebelah kiripun kejeblos keluar dari aspal.
Lho kok........
Mengalah, ........
............................menghindari kucing.
Malam ini, di dalam mobil angkutan karyawan.
(Mobil bak terbuka yang dimodifikasi dan dipasang atap danterpal
Supaya gak kena panas dan hujan)
Pulang sudah malam karena harus nyelesaikan gaji staff.
Kendaraan tak begitu laju, biasa sajalah.
Ciiiiiiittttttt. Rem sangat mendadak.
Penumpang kaget dan nyusruk dengan sukses ke arah depan.
Saling bertubrukan.
..............................menghindari kucing.
Sang kucing melenggang dengan santainya.
Mobilpun kembali berjalan dengan degup jantung sang sopir yang lumayan kencang.
Lho kok ..............
..............................Kucing.
(Btw aku suka kucing sih, tapi yang bersih lucu, gemuk dan tentunya nggemesin)
Jumat, 10 Juni 2011
Catatan kecil ...... (beberapa tahun lalu - jilid 02)
DHUAFA
Minggu 13 Juli 2008
Sebenarnya badan sakit semua.
Tapi semuanya dah hilang.
Beberapa jam lagi nyampe rumah.
Pengin meluk Bapak & Embokku
Naik Bus kota, dari Terboyo, Semarang menuju Boja.
Di Pasar Bulu, Semarang.
Nenek-nenek naik dan duduk di sebelahku.
Kondektur tarik ongkos si Nenek. Kurang seribu perak.
Kondektur ngotot, sang nenek bilang “bentar lagi”
Kulihat mukanya mendung.
“Kenapa Nek” tanyaku takut menyinggung perasaannya.
“Jualan baju bekas gak ada yang laku, duit tinggal seribu”
Deg.... jaman merdeka begini. Jualan baju bekas? Siapa mau beli?
-- Ini realita, Aangku sayang !!!!!! --
Gak bisa ngomong apa-apa.
Dalam perjalanan, seorang ibu mendermakan sedikit rejekinya.
Sang nenek menangis dan menawarkan sepotong batu bekasnya.
Sang dermawan menolak dengan anggun, “Saya ikhlas nek”
Deg... lagi.
Seberapa banyak kepingan hati yang masih ihklas berderma ditengah era orang berlomba meraih materi begini.
“Turun dimana nek?” Kutanya lagi dengan lembut.
“Pertigaan Cangkiran -nama kota kecamatan-, dah deket belum ?”
“Oh ,masih jauh nek, nanti saya bilang ke kondekturnya”
Sang nenek diam, tapi matanya merah, ada tetesan menggantung dimatanya.
“Kenapa Nek?”
“Semoga Tuhan membalas kebaikan Ibu tadi” katanya lirih.
Aku hanya terdiam.
“Nek, ini ada titipan dari Bapak dan Embokku, semoga berguna bagi nenek”
Nenekpun turun. Dan seribu rasa yang tak bisa kulukiskan bermunculan di benakku.
“Ya TUHAN, mohon kelanggengan atas kelimpahan rejeki yang telah KAU limpahkan kepadaku ini. Amin” === Meski hambamu ini hanya seorang pendosa =====
Pelangi
INDAHNYA P E L A N G I
02062008
“Kulihat pelangi, dipagi hari ........
........ “
Ingat kan penggalan lagunya Koes Plus?
Tapi sore ini kulihat pelangi indah sekali.
Mungkin kamu akan berkata dalam hati
“ Ah, pelangi. Paling juga begitu saja”
Tapi pelangi yang terlihat sore ini benar-benar luar biasa.
Tidak hanya terhenti dicakrawala.
Tapi dia terus ke bawah melewati perbukitan yang hijau indah.
Pelangi tak berlatar belakang langit, tapi berlatar belakang hijaunya bukit.
Indahhhhhhhhhhh buwanget.
Dan ternyata ujung kaki pelangi itu ada di kali.
Mungkinkah ada bidadari yang sedang mandi?
Ngintip yuuuuuuuuuuk.......
Rabu, 08 Juni 2011
Catatan kecil ...... (beberapa tahun lalu - jilid 01)
CUTI.. OH..CUTI
Selasa 15 Juli 2008
Dalam bayanganku, cuti.
Rehat sepenuhnya, setelah hampir 7 bulan kerja di tambang. High pressure.
I want to rest my body, my mind and my soul. Karena ya begitulah cuti-cutiku dulu.
(Di tempat kerjaku sekarang ini, inilah kali pertama cutiku)
HP bergetar, call dari headquarter.
“Ditunggu Boss, kapan ke kantor”
Hah ?????
Ke Kantor, ditunggu boss .................... and then,
........................................................................... stressing?
Aduh, sebelum cuti sudah lumyan stressing, kerja high pressure 10 jam sehari, 6 hari seminggu.
Menjelang leave, lebih stressing, kejar deadline biar job pending gak banyak, dibela-belain sampe nyusruk, nyium aspal tengah malam.
Hari pertama cuti, masih di hotel, more stressing, call dari headquarter tanya ini itu,
staff nekat ijin, gak masuk kerja.
Shit ...........!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Garbage....................!!!!!!!
Hari kedua cuti, on the way to homeland.
Alih-alih menghindari stressing. HP penuh dengan pesan “Panggilan tak terjawab”
- Headquarter................. Asssssiiiiiiiinnnnnnn...............
Sampe homeland, pengin rehat, totally rest.
Pinjam HP ponakan, kasih kabar temen kantor kalo dah nyampe rumah.
Then calling from headquarter.
“Besok dateng ke kantor, Bapake mau ketemu, mau ngomong banyak.
Mau pergi ke Kalimantan tapi nunggu ketemu kamu dulu”
Kondisi badan gak fit, tensi naik. Kepala gak karu-karuan, bawaannya tegangan tinggi mlulu.
Batalin janji ke kantor, sms ke boss gak terkirim.
Calling lagi
“Jam berapa datang ke kantor? Sudah ditunggu”
Alamak jaaaaaaannnnn!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Jadi kalo cuti emang harus nambah ya stressingnya.
Calling boss, gak bisa datang hari ini.
“Ya sudah besok datangnya pagi-pagi ya”
Suara dari seberang terdengar merdu sekali, seperti nyanyian pagi.
CUTI Jilid 2
Rabu, 16 Juli 2008
Sesuai janjiku via telp kepada bos, aku dateng ke Headquarter.
Hmmm sekedar ber “say Hello” kepada rekan kerja & atasan juga.
Sekalian ada janji mau ketemu mas Adhe, ya palingan di kantor setengah harianlah.
Jam 09:20 nyampe kantor. Ketemu Accounting Head Dept.
“Hmmm gimana nih? Reportingnya kok gak ada yang beres?”
“He..he..he maklum bu, serabutan jadi gak bisa fokus”
Alih-alih mo ngobrol casual.
Jam 10:00 malah diglandang ke ruang meeting.
Meetinglah, masa mau jamuan makan siang.
Ada Director, F&A Manager, HR&GA Manager, Technical Manager, Marketing Manager & Internal Auditor.
Akhirnya, acaranya adalah review terhadap administration performace yang amburadul.
1. Petty Cash
2. Bank
3. Production
4. Warehouse
5. Operational
Dari semuanya, mestinya 3 item aja yang menjadi kerjaanku, itupun terima laporan jadi.
Realnya kesemuanya menjadi kerjaanku, masih ditambah HR division.
Itupun masih hasil mentah yang mesti aku lakukan pengolahan data dulu.
Ah...yang bener aja. Pantes kok serasa gak pernah ada beresnya kerjaan.
(Ya gini nih kerja tanpa Job Desc, tanpa SOP, dan tanpa System.
Just flow like a river, nah kalo kalinya banjir & airnya butek??????
Nah lho...!!!!!!)
Gimana Bos, PMnya gak becus delegasikan kerjaan sih.
Overlaping !!!!!!!!
Dan itu semua orang tahu itu.
Ya deh, tar balik ke site aku perbaiki adm performance, sesuai yang telah disepakati hari ini.
Langganan:
Postingan (Atom)

